Transformed from the Inside Out – Indonesian Version

image

Zef 2: 1-3

Baru-baru ini kita sering mendengar banyak berita tentang skandal artis di Indonesia: artis perempuan yang terlibat dalam prostitusi kelas tinggi; artis terkenal tertangkap mengkonsumsi narkoba; perceraian dan perselingkuhan telah menjadi norma umum di antara kelompok selebriti. Hal serupa juga kita jumpai dalam politik, banyak politisi telah dihukum karena korupsi KPK. politik uang telah menyebar dengan cepat di antara pejabat Indonesia bahwa ungkapan ‘Cash is King’ telah menjadi ‘Golden Law’ tidak resmi di Indonesia. Bangsa ini membutuhkan ‘wake-up call’ yang mendesak jika kita ingin tumbuh dan menjadi negara yang dihormati dan layak untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain!

Zefanya adalah seorang nabi yang siap untuk keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan hasil. Beberapa ahli sejarag telah menyatakan bahwa Zefanya memiliki darah bangsawan dalm dirinya sehingga memberinya akses langsung kepada raja. Dengan demikian, ia bisa menikmati posisi yang cukup nyaman dan hidup cukup baik tanpa berbuat apa2. Tapi Zefanya menolak untuk tinggak diam. Dia tidak membiarkan kekuasaan dan posisi melemahkan keyakinannya. Sebaliknya, ia memanfaatkan pengaruhnya dengan Raja Yosia untuk membuat reformasi sipil dan rohani yg dibutuhkan. Zefanya mengerti apa yang diperlukan untuk mengubah bangsa Yehuda. Zefanya tahu bahkan dengan reformasi eksternal dalam ibadah yg dimulai raja Yosia, lebih banyak perubahan yang diperlukan oleh Yehuda. Dia tahu perubahan dimulai dengan hati, transformasi yang terjadi dari dalam ke luar.

Itu sebabnya saya menghormati Gubernur Jakarta saat ini, Bapak Basuki Tjahaja Purnama yang memprakarsai reformasi di birokrasi Pemprov DKI Jakarta. Dia tahu bahwa perubahan perlu dilakukan dari dalam ke luar dan itulah mengapa setelah melanjutkan pemerintahan dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo Pak Basuki menghabiskan beberapa tahun pertama pemerintahannya untuk mengubah pola pikir dan budaya dari PNS Pemprov DKI sebelum membuat perubahan besar diperlukan untuk mengubah kota Jakarta. Meskipun ini masih proses yang berkelanjutan, warga Jakarta (termasuk saya) bisa merasakan perubahan (positif) yang terjadi di PemProv DKI yang pada akhirnya akan mengubah Jakarta ke menjadi kota dan provinsi yang lebih baik dan dapat menjadi model untuk provinsi lainnya di Indonesia.

Mari kita tidak menjadi nyaman dengan diri kita sendiri dan selalu siap untuk dikoreksi ketika diperlukan. Berubah dari dalam ke luar untuk menjadi orang yang lebih baik. Ketika kita berubah menjadi individu untuk lebih baik -> keluarga -> komunitas -> kota -> negara -> dunia berubah menjadi lebih baik.

Terpujilah nama Tuhan kita Yesus Kristus!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s