One way, Jesus

image

Dan 3

Setiap pemimpin atau setiap era kepemimpinan mempunyai sebuah monumen atau ikon yg dibangun untuk menjadi kebanggaan bagi generasi berikutnya. Mesir mempunyai Piramida, China mempunyai Tembok Besar China, Kerajaan di Kamboja mempunyai Angkor Vat dan Angkor Tom, Kerajaan di Nusantara kita meninggalkan Candi Borobudur dan Prambanan bahkan Presiden Sukarno meninggalkan Monumen Nasional yg kita kenal dengan Monas. Namun Nebukadnezar, sang Raja Babel bukan hanya membangun ikon Patung Emas namun juga menghendaki setiap rakyat di bawah kepemimpinannya untuk menyembah Patung tersebut, yg notabene berlawanan dengan 1 dari 10 perintah Allah yg diberikan kepada Musa. Ini merupakan petaka buruk bagi seluruh keturunan Israel terutama bagi Sadrakh, Mesakh dan Abednego (trio Babel)

Ujian yg berat harus dihadapi oleh trio Babel ini. Apakah mereka memilih untuk mempertahankan iman mereka dengan segala konsekuensinya ataukah mereka kompromi dan tunduk kepada kehendak Raja Babel? Trio Babel bisa saja berkompromi memberi alasan kepada Tuhan bahwa apa yg mereka lakukan itu hanya seremonial, tindakan sementara yg dilakukan hanya untuk memberi muka kepada Raja Nebukadnezar. Atau mereka bisa berdalih bahwa mereka hanya menyembah di permukaan saja namun di dalam hati mereka tetap menyembah Allah Yahweh. Namun Trio Babel tetap konsekwen dengan iman mereka dan memiliha untuk tidak menyembah Allah lain selain Allah Israel, sebuah keputusan yg berani dimana bukan hanya posisi dan harta namun nyawa mereka yg jadi taruhannya!!!

Menjadi murkalah Raja Nebukadnezar dan langsung memerintahkan eksekusi mati bagi Trio Babel. Trio Babel pun masuk di dalam perapian yg menyala2. Mujizat pun terjadi, Trio Babel pun berubah menjadi Kuartet Kerajaan Sorga karena Anak Allah, Tuhan Yesus, turun tangan langsung dan melindungi mereka, membawa mereka keluar dari perapian disaksikan langsung oleh Raja Nebukadnezar!! Menjadi takjublah Raja dan berubah dari penyembah berhala menjadi penyembah Allah!! Trio Babel bukan hanya selamat namun juga menerima promosi!

Di dalam hidup kita, semakin kita dipromosikan oleh Tuhan semakin banyak dan berat tekanan yg akan datang. Tuhan akan membiarkan kita melewati ujian demi ujian untuk melihat kadar iman kita kepadaNya. Apakah kita akan kompromi dan tunduk kepada patung2 emas yg ada disekeliling kita? (Patung-patung emas berbicara cara2 dunia yg bertentangan dengan Firman Tuhan untuk mencapai tujuan atau kesuksesan kita). Ataukah kita akan tetap mempertahankan iman kita walaupun posisi, jabatan, harta bahkan nyawa kita yg jadi taruhannya? Marilah kita mengambil keputusan untuk tetap taat dan setia sampai akhir.

I have decided to follow Jesus, no turning back, no turning back, whatever the cost is!
Following Jesus is a one way street.
Salvation is given free but the cost of salvation, which is Jesus is priceless!
Jangan tukar keselamatan yg kekal dengan kesenangan sementara di dunia!

Terpujilah nama Tuhan kita Yesus Kristus, Haleluya, Amin!

Advertisements

Bangkitlah Generasi Muda !!

image

Dan 1

Anak muda adalah masa depan sebuah bangsa, generasi penerus yg harus dibina dan diarahkan untuk meneruskan cita-cita dari apa yg sedang dikerjakan oleh generasi yg sekarang. Alkitab mencatat bahwa seringkali Tuhan mempercayakan misi2 yg spektakuler dan (kelihatannya) mustahil justru kepada anak2 muda misalnya: Maria dipercayakan untuk melahirkan Yesus, Yusuf untuk menjadi orang no 2 di Mesir, Daud untuk menjadi raja Israel & Yehuda yg ke 2 dan tentunya Daniel dan ke-3 rekannya untuk duduk di pemerintahan Babel.

Kenapa Tuhan melakukan hal itu? Saya percaya salah satu alasannya adalah anak muda itu biasanya adalah pribadi yg idealis, mereka bisa dibentuk dan punya kepercayaan diri yg tinggi bahwa segala cita2 dan impian bisa diraih bersama Tuhan. Saya berandai2 kalau misalnya waktu itu malaikat Tuhan menghampiri Elizabeth (istri dari imam Zakharia dan ibu dari Yohanes Pembaptis) untuk mengandung bayi Yesus, apa respon yg akan keluar dari mulut Elizabeth? Yg pasti Elizabeth, seperti kebanyakan orang berumur lainnya tidak akan menerima begitu saja penyataan Malaikat Tuhan dan akan sedikit banyak meragukannya.

Sebab itu tidaklah salah pesan Rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius untuk tidak menjadi rendah diri ketika dipecayakan kepemimpinan dalam usia muda namun bekerja segitu rupa dengab penuh tanggung jawab sesuai dengan Firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus. Anak muda sanggup untuk melakukan perkara yang besar asalkan siap untuk dididik, dituntun dan (terkadang) didisiplinkan oleh otoritas diatas mereka. Mantan Presiden Soekarno bahkan dengan gamblang berkata “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Gubernur DKI Pak Ahok berkata bahwa alasan dia maju independen (bukan dengan calon partai) karena dia tidak ingin mengecewakan generasi muda (Teman Ahok) yg telah berjuang untuk mengumpulkan KTP baginya.

Mari generasi muda Indonesia, bangkitlah dan menjadi terang! Jangan takut tampil berbeda dengan orang se-zamanmu bila itu sesuai dengan Firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus. Raih prestasi sebanyak2nya di masa mudamu dan jangan takut akan kegagalan demi kegagalan yang engkau akan alami karena itu adalah bagian dari kesuksesan.

Para bapa2 baik jasmani, rohani maupun di bidang profesional dan pelayanan, bimbing generasi di bawah kita untuk menjadi penerus kita yang sanggup melakukan lebih baik, lebih banyak, lebih efektif melewati apa yg telah kita capai. Berikan mereka kesempatan untuk bertumbuh bahkan setelah mereka mengalami kegagalan sekalipun dan kita akan melihat mereka menjadi anak panah – anak panah yg dahsyat di tangan pahlawan.
Terpujilah Nama Tuhan kita Yesus Kristus, Haleluya, Amin!